LDrGapuFboEFZ6xj2BO9udMHgwH6y5VPp54hPM8A

Cara Mengobati Migrain _ Treatment Migrain

obat migrain
Photo by unsplash


Terapi abortif migraine

  1. Abortif non spesifik: analgetik, obat anti-inflamasi non steroid(OAINS)
  2. Abortif spesifik: triptan, dihidroergotamin, ergotamin, diberikan
    jika:analgetik atau OAINS tidak ada respon.
Risiko medication overuse headache (MOH) harus dijelaskan ke pasien,ketika memulai terapi migrain akut.

Analgetik dan OAINS

  1. Aspirin 500 - 1000 mg per 4-6 jam
  2. Ibuprofen 400 – 800 mg per 6 jam 
  3. Parasetamol 500 -1000 mg per 6-8 jam untuk terapi migrain akut ringan sampai sedang
  • Kalium diklofenak  50 -100 mg per hari dosis tunggal.

Antimuntah

  • Antimuntah oral atau per rektal dapat digunakan untuk mengurangi
    gejala mual dan muntah dan meningkatkan pengosongan lambung
  • Metokloperamid 10mg atau donperidone 10mg oral dan 30mg rektal.

Triptan

  • Triptan oral dapat digunakan pada semua migran berat jika serangan
    sebelumnya belum dapat dikendalikan dengan analgesik sederhana.
  • Sumatriptan 30mg, Eletriptan 40-80 mg atau Rizatriptan 10 mg Ergotamin.
    Ergotamin tidak direkomendasikan untuk migrain akut.

Terapi profilaksi migrain


Prinsip umum:

  1. Obat harus dititrasi perlahan sampai dosis efektif atau maksimum untuk meminimalkan efek samping.
  2. Obat harus diberikan 6 sampai 8 minggu mengikuti dosis titrasi.
  3. Pilihan obat harus sesuai profil efek samping dan kondisi komorbid pasien.
  4. Setelah 6-12 bulan profilaksi efektif, obat dihentikan secara bertahap.

Beta bloker

  1. Propanolol 80-240 mg per hari sebagai terapi profilaksi lini pertama
  2. Timolol 10-15 mg dua kali/hari, dan metropolol 45- 200 mg/hari,dapat sebagai obat profilaksi alternative

Treatment Non Farmakologi


Terapi komprehensif migrain mencakup terapi akut dan profilaksi, menejemen faktor pencetus dan gaya hidup melalui strategi selfmanagement.
  • Self-management, pasien berperan aktif dalam menejemen migrainnya.
  • Self-monitoring untuk mengidentifikasi faktor2 yang mempengaruhi migrainnya.
  • Mengelola faktor pencetus secara efektif.
  • Pacing activity untuk menghindari pencetus migrain.
  • Menghindari gaya hidup yang memperburuk migrain.
  • Teknik relaksasi.
  • Mempertahankan sleep hygiene yang baik.

Mungkin Sampai Sini Terlebih Dahulu Teman-teman Kalian Bisa baca juga Ebook farmakologi di bawah ini

BACA JUGA : Ebook kedokteran super lengkap!!

Semoga membantu teman-teman sejawat :)

SUMBER

Lippincot Pharmacology
Katzung_basic_&_Clinical pharmacology
Buku farmako UI
Related Posts
HabibSH
Perkenalkan Saya Habib Syarif Hidayatuloh, Panggil saja saya habib, Saya merupakan mahasiswa kedokteran yang sedang menempuh perjalanan kuliah saya di suatu univ. tujuan saya membuat blog ini saya mau berbagai tentang pendidikan kedokteran, pengalaman saya ataupun informasi Kesehatan dan semoga bisa bermanfaat bagi kalian.

Related Posts

Post a Comment