LDrGapuFboEFZ6xj2BO9udMHgwH6y5VPp54hPM8A

Dampak PSBB Terhadap Kesehatan Mental

Dampak kesehatan mental pada saat psbb
Photo By unsplash

Pendahuluan

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit dimulai dari gejala ringan sampai berat. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya, yang mana virus ini ditransimisikan antara hewan dan manusia.

Pada awalnya virus ini menjadi wabah di Wuhan China, yang memiliki gen pada hewan yaitu kelelawar dan ditularkan ke manusia. Coronavirus dapat transmisikan melalui kontak droplet dari manusia ke manusia yang terinfeksi.

Pada tanggal 30 Januari 2020 WHO menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia, dan pada tanggal 11 Maret 2020 WHO menyatakan penyakit COVID-19 sebagai suatu pandemic global dengan jumlah orang yang terinfeksi mencapai 125.851 orang di dunia.
"Pada tanggal 8 maret 2020, kasus pertama di Indonesia dimulai dan terus meningkat seiring berjalannya waktu hingga pada tanggal 18 Mei 2020 tercatat 18.010 dikonfirmasi, 4.324 sembuh, dan 1.191 dinyatakan meninggal dunia. (covid19.go.id)"
Setelah dinyatakan sebagai pandemik global oleh WHO, Indonesia menerapkan sistem PSBB pada tanggal 10 April 2020 di wilayah Jakarta, Bekasi, Bogor, Depok, dan Tangerang. Berjalannya sistem dalam pemutusan rantai pandemik memicu permasalahan di lingkungan sosial, diantaranya muncul stigma negatif terhadap masyarakat yang terinfeksi maupun yang sudah sembuh, seperti dijauhi oleh tetangganya hingga ditolak untuk kembali ke daerahnya. Begitupun yang dirasakan oleh beberapa petugas medis yang menangani pasien Covid-19.

Hal tersebut perlu diperbaiki dengan mengedukasi mengenai pandemik Covid-19 kepada masyarakat, dan memperbaiki akses pelayanan kesehatan. Peningkatan kasus positif covid-19 di Indonesia membuat tenaga medis kewalahan sehingga banyak tenaga medis yang terinfeksi akibat bekerja terlalu lama, selain itu juga ketersediaan alat proteksi diri yang langka menyebabkan tenaga medis bekerja dengan alat pelindung yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga faktor resiko terpapar oleh virus tersebut lebih besar.

Baca Juga : Dampak kesehatan mental akibat covid-19 dan kurvanya

Pembahasan

Dampak PSBB pada Kesehatan Terutama Kesehatan Mental Masyarakat yang Diam Dirumah

Pemberlakuan PSBB ini membuat orang-orang untuk tidak keluar rumah dan sebisanya melakukan segala aktivitas dirumah. Keadaan ini tentunya menghasilkan berbagai macam emosi yang berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis, termasuk kekecewaan tentang peristiwa yang dibatalkan, perubahan rutinitas, stress karena harus dirumah terus, dan perasaan tidak berharga bagi mereka yang tidak bisa pergi bekerja.

Derasnya arus informasi yang terjadi akibat kemajuan teknologi juga dapat berdampak pada kesehatan psikologis karena terkadang informasi yang disebarkan berlebihan dan belum tentu akurat yang bisa membuat seseorang menjadi cemas, takut dan panik, yang dapat menyebabkan seseorang mengalami keluhan gejala sakit seperti batuk, flu, jantung berdebar, kadang badan terasa agak demam tetapi tidak menetap dialami.

Selain itu, ada juga yang berkeinginan pergi ke dokter tapi takut tertular, dan lain sebagainya. Keadaan ini bisa mempengaruhi kapasitas daya pikir, serta memiliki kemungkinan menurunkan daya tubuh seseorang.

Menurut data dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PDSKJI), tiga masalah psikologis yang paling sering ditemui pada pengakses layanan swaperiksa PDSKJI selama pandemi COVID-19 adalah cemas, depresi, dan trauma psikologis yang nantinya akan menyebabkan ganguan kesehatan mental. Masalah psikologis ini juga bersifat jangka panjang, maka dari itu sangatlah penting untuk mencegah sebelum terlambat

Dampak PSBB Terhadap Masyarakat Diberbagai Sektor

Dampak dari pemberlakuan PSBB terhadap masyarakat yang paling terkena dampaknya yaitu dari ekonomi masyarakan yaitu para pengusaha mikro ataupun makro menyebabkan sejumlah industri dan mata pencaharian menjadi tersendat. Para pengusaha menganggap bahwa PSSB ini menyebabkan sejumlah industri mati.

Sektor yang paling terdampak adalah pariwisata dan jasa angkutan umum. Menurut wakil ketua umum asosiasi pengusaha indonesia mengatakan bahwa sektor usaha diluar yang dikcualikan dalam aturan PSBB akan mengalami penurunan kinerja kerja yang lebih dalam sehingga mendekati dormant/ mati.

Sektor selain itu yang mengenai secara langsung bagi masyarakat yang memiliki mata pencahariannya disektor infrmal atau harus keluar setiap hari yaitu terutama pada para ojek online yang diharuskan keluar setiap hari, dengan kebijakan ini tentu akan mengurangi pendapatan dari sektor tersebut.

Dan menurut SMERU research insitute dampak terhadap masyarakat bahwa ideal perkonomian indonesia tumbuh 5%, tetapi setelah ada wabah ini perekonomian akan menurun menjadi 4,1% hingga 4,2%. Jumlah orang miskin indonesia kemngkinan akan bertambah sebesar 1,3 juta atau total orang miskin menjadi 26,09 juta.

Jika ekonomi hanya tumbuh antara 1,2 dan 1 persen, tingkat kemiskinan diperkirakan meningkat antara 8,03 hingga 8,45 juta atau total orang miskin di indonesia menjadi antara 32,82 dan 33,24 juta.

Baik teman-teman ku semuanya untuk pembahasanya sampai disini terlebih dahulu semoga bermanfaat tetap jaga kesehatan baik secara jasmani dan juga kesehatan mental kita semoga pandemi ini segera usai baik di negri kita atau di dunia.

Referensi:
  1. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019
  2. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/situation-reports/
  3. https://covid19.kemkes.go.id/situasi-infeksi-emerging/info-corona-virus/situasi-terkini-perkembangan-coronavirus-disease-covid-19-10-april-2020/#.XpCK0cgzY2w
  4. https://covid19.go.id
  5. https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/mental-health-considerations.pdf?sfvrsn=6d3578af_2
Related Posts
HabibSH
Perkenalkan Saya Habib Syarif Hidayatuloh, Panggil saja saya habib, Saya merupakan mahasiswa kedokteran yang sedang menempuh perjalanan kuliah saya di suatu univ. tujuan saya membuat blog ini saya mau berbagai tentang pendidikan kedokteran, pengalaman saya ataupun informasi Kesehatan dan semoga bisa bermanfaat bagi kalian.

Related Posts

Post a Comment