LDrGapuFboEFZ6xj2BO9udMHgwH6y5VPp54hPM8A

Hak Dan Kewajiban Seorang Dokter

Hak Dan Kewajiban Seorang Dokter

Ada beberapa pasal tentang profesi dokter salah satunya adalah
“Pasal 50 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktek Kedokteran menyebutkan hak dokter dalam menjalankan tugas profesinya”

Hak Dokter

Dokter dalam menjalankan praktek kedokteran memiliki hak:

1) Seorang Dokter Mendapatkan perlindungan hukum sepanjang beliau melaksanakan tugas sesuai dengan standar profesi seorang dokter dan standar prosedur operasional yang mencangkup dalam kode etik hippocrates.

Dalam hal ini dokter yang melakukan praktek sesuai dengan standar tidak dapat disalahkan dan bertanggungjawab secara hukum atas kerugian dan cedera yang diderita pasien karena kerugian dan cedera tersebut bukan disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian dokter.

Wajib diketahui bahwasanya cedera ataupun kerugian yang diderita pada pasien dapat saja terjadi karena perjalanannya sendiri atau karena resiko medis yang dapat diterima (acceptable) dan telah disetujui pasien dalam informed consent.

2) Dapat Memberi pelayanan medis berdasarkan standar profesi dan standar prosedur operasional yang sudah ditentukan Dokter diberi hak untuk menolak permintaan pasien atau keluarga pasien yang dianggap melanggar standar profesi dan atau standar prosedur operasional.

3) Mendapatkan informasi yang jelas dan selengkap-lengkapnya, jujur dari pasien ataupun keluarganya Dokter tidak hanya memerlukan informasi kesehatan dari pasien.

akan teapi juga informasi pendukung yang berkaitan dengan identitas pasien dan faktor-faktor kontribusi yang berpengaruh terhadap terjadinya penyakit dan penyembuhan penyakit.

4) Menerima imbalan jasa
Hak atas imbalan jasa adalah hak yang timbul sebagai akibat hubungan dokter dengan pasien, yang pemenuhannya merupakan kewajiban pasien dalam keadaan darurat atau dalam kondisi tertentu, pasien dapat tetap dilayani oleh dokter tanpa mempertimbangkan aspek finansial.


Kewajiban Dokter

Kewajiban dokter yang tercantum dalam Pasal 51 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktek Kedokteran yaitu:

1) Dapat Memberi pelayanan medis sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional serta kebutuhan medis pasien.

2) Dapat Memberikan rujukan kepada pasien ke dokter atau dokter gigi lain yang memiliki keahlian atau kemampuan yang lebih baik, apabila tidak mampu melakukan suatu pemeriksaan atau pengobatan.

3) Merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya tentang pasien, bahkan juga setelah pasien tersebut meninggal dunia.

4) Dapat Memberikan pertolongan darurat atas dasar perikemanusiaan Terkecuali bila ia yakin ada orang lain yang bertugas dan mampu melakukannya.

5) Wajib mencari ilmu pengetahuan agar bertambah dan mengikuti perkembangan ilmu kedokteran ataupun kedokteran gigi.

Baca Juga : Cara belajar di Fakultas kedokteran

Dalam kaitannya dengan kewajiban dokter, Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI) menyebutkan bahwa kewajiban dokter dikelompokkan menjadi empat yaitu:

Kewajiban umum

  1. Setiap dokter harus menjunjung tinggi, menghayati dan mengamalkan sumpah dokter (Pasal 1)
  2. Seorang dokter harus senantiasa berupaya melaksanakan profesinya sesuai dengan standar profesi yang tertinggi (Pasal 2)
  3. Ketika melakukan pekerjaan sebagai seorang dokter mampu bekerja sesuai dengan bidangnya seorang dokter tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi (Pasal 3)
  4. Setiap dokter harus menghindarkan diri dari perbuatan yang bersifat memuji diri (Pasal 4)
  5. setiap tindakan ataupun nasehat yang mungkin menurunkan daya tahan dari psikis ataupun fisik hanya diberikan untuk kepentingan ataupun kebaikan pasien itu sendiri, setelah memperoleh persetujuan pasien (Pasal 5)
  6. dokter wajib untuk selalu berhati-hati dalam mengumumkan dan menerapkan setiap penemuan teknik atau pengobatan baru yang belum diuji atas kebenarannya dan hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat (Pasal 6)
  7. dokter hanya memberi surat keterangan dan pendapat yang telah diperiksa sendiri atas kebenarannya (Pasal 7)
  8. dokter wajib dalam setiap praktik medisnya memberikan suatu pelayanan medis yang kompeten dengan kebebasan teknis dan moral sepenuhnya, disertai adanya kasih sayang ataupun penghormatan atas martabat manusia (Pasal 7a)
  9. Seorang dokter wajib dalam bersikap jujur baik ataupun dalam berhubungan dengan pasien dan sejawatnya, dan berupaya dalam mengingatkan sejawatnya yang dia ketahui memiliki kekurangan dalam karakter atau kompetensi, atau yang melakukan penipuan atau penggelapan, dalam menangani pasien (Pasal 7b)
  10. Seorang dokter harus menghormati hak-hak pasien, hakhak sejawatnya, dan hak tenaga kesehatan lainnya, dan harus menjaga kepercayaan pasien (Pasal 7c)
  11. Setiap dokter harus senantiasa mengingat akan kewajiban melindungi hidup makhluk insani (7d)
  12. pada saat melakukan pekerjaannya seorang dokter wajib memperhatikan segala aspek pelayanan kesehatan yang menyeluruh mulai dari promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative baik fisik maupun psiko-sosial, serta berusaha menjadi seorang pendidik ataupun pengabdi kepada masyarakat yang sebenar-benarnya (Pasal 8)
  13. Seorang dokter Ketika bekerja sama dengan para pejabat di department kesehatan dan department lainnya serta masyarakat, harus saling menghormati (Pasal 9) Kewajiban dokter terhadap pasien
 Mungkin hanya segitu saja teman-teman sejawat dan semoga bermanfaat jangan lupa baca terlebih dahulu profesi dokter dan baca juga malpraktek seorang dokter


Related Posts
HabibSH
Perkenalkan Saya Habib Syarif Hidayatuloh, Panggil saja saya habib, Saya merupakan mahasiswa kedokteran yang sedang menempuh perjalanan kuliah saya di suatu univ. tujuan saya membuat blog ini saya mau berbagai tentang pendidikan kedokteran, pengalaman saya ataupun informasi Kesehatan dan semoga bisa bermanfaat bagi kalian.

Related Posts

Post a Comment