LDrGapuFboEFZ6xj2BO9udMHgwH6y5VPp54hPM8A

Mitos Seputar Kesehatan Yang Sering Menjadi Bahan Obrolan Dimasyarakat

mitos kesehatan
Mitos yang beredar di masyarakat

Kedokteran.club

Dari dulu hingga sekarang, mitos itu sudah menyebar ke masyarakat luas, tanpa kecuali didalam bidang kesehatan. Banyak sekali mitos-mitos yang dipercayai oleh masyarakat kita. Bahkan banyak yang menjadikan mitos-mitos ini menjadi bahan obrolan, padahal belum diketahui pasti kebenaran dari mitos tersebut.

Berikut kami akan paparkan beberapa mitos seputar kesehatan yang sering menjadi bahan obrolan dimasyarakat. Dan akan kami jelaskan fakta yang terjadi.

Mitos didalam Kesehatan

Mitos Udara Dingin Membuat Pilek

Sering kali kita dengar, orang tua kita menyuruh jangan keluar malam, jangan mandi malam, nanti bisa pilek.

Faktanya 

kalau kita cari tau apa penyebab Pilek sebenarnya, bukan mutlak dari udara atau suhu yang dingin. Melainkan disebabkan oleh virus yang menyerang tubuh kita.
Infeksi yang disebabkan oleh virus itu membuat daya tahan tubuh kita melemah, dan akan membuat pernafasan mengalami gangguan. Sehingga terjadinya pilek.
Alergi juga termasuk pemicu pilek, seperti alergi debu, bulu binatang, dan juga serbuk yang berasal dari bunga.

Adapun udara atau suhu dingin itu bukan pemicu utama penyebab pilek. Jadi mulai sekarang tidak usah kawatir lagi mandi malam. Sebab ada banyak manfaat yang bisa didapatkan ketika mandi malam.

Seperti membuat otak lebih fresh lagi, dan mampu meningkatkan hormon kebahagiaan dalam diri kita.

Mandi malam juga bisa membantu kita untuk relaksasi. Ketika siang hari sudah terlalu banyak pekerjaan yang membuat beban pikiran.

Mandi malam menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Aktivitas ini akan membantu Anda untuk menghilangkan rasa cemas dan relaksasi. Juga membantu Anda untuk bisa tidur malam lebih nyenyak lagi.

Mitos Penyakit Menular dari Toilet Duduk

Mitos yang satu ini datang ketika banyaknya toilet umum, masyarakat berpikiran bahwa toilet umum lebih mudah menularkan penyakit.

Tapi Faktarnya

toilet umum itu tidak selalu menularkan penyakit, karena setiap hari dijaga kebersihannya oleh penjaganya. Jika dibandingkan dengan benda disekitaran kita seperti gagang pintu, gerbang, ponsel, atau kunci. Itu bisa lebih mudah menularkan bakteri, karena terus dipakai secara bersamaan, dan tanpa diperhatikan kebersihannya.

Jadi Anda tidak perlu kawatir ketularan penyakit ketika mau menggunakan toilet umum. Karena penyakit tidak secepat yang kita bayangkan menularnya.
"Asal rajin cuci tangan, dan jaga kebersihan, bisa dipastikan penyakit menular seperti ini tidak akan mudah kita temukan."

Mitos Makan Cokelat Berpotensi Jerawatan

Padahal rasanya sangat enak, tapi ada saja yang mengatakan bahwa makan cokelat bisa menimbulkan jerawat. Jika kita amati, kebanyakan orang yang mengkonsumsi cokelat itu cendrung lebih ceria dan bahagia.

Karena rasa manis yang terdapat pada cokelat mampu meningkatkan hormon kebahagian didalam tubuh kita.

Ada juga penelitian, para ilmuwan memberikan makan cokelat selamat 1 bulan, dengan tujuan membuktikan apa benar menimbulkan jerawat. Setelah dihitung, jumlah jerawat sebelum dan sesudah makan cokelat selamat 1 bulan itu tidak adak perbedaan.

Baca juga : 6 Tips Fresh Meski Puasa

Artinya, makan cokelat tidak menimbulkan jerawat.

Penyebab Jerawat

Jadi sudah pasti ya makan cokelat membuat jerawatan itu adalah Mitos.

Penyebab jerawat sesungguhnya itu adalah tubuh kita yang memproduksi sebum secara berlebihan. Yaitu suatu zat yang diproduksi oleh kelenjar minyak untuk pencegahan kulit kering.

Juga disebabkan oleh berkembangnya bakteri berjenis Propionibacterium acnes, yang menyumbat foikel rambut serta menyebabkan peradangan.

Selain itu, penggunan kosmetik yang tidak sesuai dengan kulit juga menyebabkan timbulnya jerawat. Jadi kalau Anda memutuskan untuk menggunakan kosmetik, sangat dianjurkan konsultasi ke dokter terlebih dahulu.

Tujuannya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, termasuk kerusangan pada kulit wajah Anda.
Sedang dimasa pubertas, masa ini mengakibatkan terjadinya peningkatan hormon testosteron, yang membuat kelenjar minyak menghasilkan sebum dalam jumlah yang banyak.

Referensi:
https://www.sehatq.com/artikel/beberapa-mitos-kesehatan-yang-tak-bisa-dipercaya
https://www.halodoc.com/mitos-kesehatan-yang-keliru-tetapi-dipercaya-bagian-1
Related Posts
Newest Older
HabibSH
Perkenalkan Saya Habib Syarif Hidayatuloh, Panggil saja saya habib, Saya merupakan mahasiswa kedokteran yang sedang menempuh perjalanan kuliah saya di suatu univ. tujuan saya membuat blog ini saya mau berbagai tentang pendidikan kedokteran, pengalaman saya ataupun informasi Kesehatan dan semoga bisa bermanfaat bagi kalian.

Related Posts

Post a Comment